January 12, 2009

The School Starts Again

I mean I'm like "Oh fuck I gotta do those stuffs again". Udah enak enak bisa berlibur dengan menyenangkan riang dan gembira, tiba-tiba harus mengahadapi kenyataan getir yaitu sekolah akan dimulai kembali lol.

My mum nitip pesen kemaren biar ranknya jangan turun. Hadoh males amat, tapi ya let's see what I can do. And you know, biar I'm in the same league as orang itu hahahaha.

Yeah, so I gotta prepare things biar semangat lagi sekolahnya haha which is unlikely rofl.

January 10, 2009

Time Machine Is Marvellous!

Yea so I got me an external HD tonight. It's soooo awesome since Mac has a special feature for backing up the WHOLE files in the internal HD to the external one, it's called Time Machine.
Cara kerjanya sih simple, jadi gini misalnya kita ga sengaja kehapus suatu data yang sangat sangat penting, kan kita bakal termehek-mehek (LOL) tuh. Nah kalo sebelumnya udah diback up sama time machine ini, ntar kita bisa dengan sangat menyenangkan dan leluasanya balik ke waktu sebelumnya dimana saat kita belum ngehapus file itu. HOW COOL IS THAT?!?!?!?

Yeaaay finally got something cool in this effin boring holiday lol

January 8, 2009

Elephant (2003)

Eeny, meeny, miny moe
Catch a tiger by its toe
If it hollers, let it go
Eeny, meeny, miny moe


Ya, kalo diantara kalian udah ada yang pernah nonton Elephant karya Gus Van Sant ini, pasti inget kapan salah satu tokoh di film ini ngomong kata-kata di atas. Ada di line terakhir, sebagai penutup yang sangat apik.

Go watch it, saya baru nonton ulang film ini. It's awesome.

January 7, 2009

Viva La Vida Or Death And All His Friends / Prospekt's March


Oh Godddd I love their music!!!!

Jadi di album terbarunya ini yang judulnya Viva La Vida Or Death And All His Friends, Coldplay membawakan warna musikalitas yang totally different compared with previous albums. Musiknya lebih idealis bahkan pas pertama peluncuran album barunya itu, para perusahaan musik or whatsoever itu yang suka ngeproduksi album-album ke pasaran di Indonesia ga berani ngerelease. Di toko CD cuma bisa beli yang impor yang mana ohmaigot it's pretty expensive, sangat jauh diatas harga CD yang biasa. Tapi baru-baru ini, setelah ngeliat kayaknya orang bisa nerima dan suka sama musik baru mereka, para perusahaan musik itu akhirnya bersedia ngerelease Deluxe Edition 2-Discs. SHITEEE gila aja di rumah udah beli yang pas masih cuma impor dan in other word SANGAT DIRUGIKAN karena Deluxe Edition ini harganya jauh lebih murah dibanding yang impor yang 1 CD pula itu, gilaaaak it's a huge huge No-No. What makes it even worse adalah kalo di US sana justru special edition Prospekt's Edition (di deluxe edition, special edition ini termasuk di disc 2) dijual TERPISAH! Jadi yang udah beli album awalnya yang biasa ga dirugikan sama sekali. This is insane! Coba kalo I live there ya, hahaha.

Lagu-lagu di album Viva La Vida Or Death And All His Friends ini sangat variatif dan fresh. Dimulai dengan intro yang berjudul Life In Technicolor yang nadanya langsung disambung dengan lagu Cemeteries Of London. Cemeteries Of London ini warna lagunya sangat unik, it's like we're in an adventure somewhere dan diiringi dengan lagu ini. Liriknya tentu saja sangat aneh hahaha. Terus langsung disambung dengan lagu Lost!. Itu enak juga, and the next song is 42. Falsetto si Chris Martin di lagu ini halus banget, di lagu Violet Hill juga sih. The lyric of this song is ohmygod interesting and absurd lol. It goes like : Those who are dead, are not dead, they're just living in my head. Terus di bagian agak akhir ada begini : You didn't get to heaven but you made it close. Hahahaha, it's awesome.

Lagu selanjutnya itu Lovers In Japan / Reign of Love. Lovers In Japan enak juga, tapi Reign of Love itu sangat fresh lagunya. Dimulai dengan piano Chris Martin yang ohmygod sangat enakeun, halus sekali musik Reign of Love ini. Terus lagu Yes, hahahaha lagu ini aneh banget instrumentnya. Kayak ada nuansa eastern gitu, sangat unik. Vokal Chris Martin di sini sangat tergali. Di awal-awal dia nadanya rendaaaah, terus ntar falsetto lagi. Chris Martin rocksss! Lagu selanjutnya mungkin semua orang tau soalnya ini lagu hitnya, Viva la Vida. Ada yang bilang tentang holocaust, tapi who knows, liriknya sangat ambigu dan aneh. Tapi berbau-bau kerajaan gitu sih. Setelah Viva la Vida itu ada lagu Violet Hill. Aaaaaaaa falsetto Chris Martin di sini sangat sangat sangat awesomeeeeee. Friggin' haawt. Terus ada lagu Strawberry Swing, ga terlalu suka sih, so-so aja. Album ini ditutup dengan sangat apik oleh lagu Death And All His Friends.

Pokoknya album ini mantep sekali lah. Tapi Coldplay sendiri emang udah declared kalo they wanted to change their music totally di album ini (they also mentioned that the previous three albums are done as trilogy) jadi mereka ga mau ngulang musik yang itu-itu aja.

Dan ternyata, tak lama setelah release album ini, muncul album Prospekt's March. Maybe everybody thinks like wtf baru keluar album masa udah ngeluncurin album baru lagi. No, this ain't new album, sort of. Jadi ceritanya begini, pas lagi bikin album Viva La Vida Or Death And All His Friends, Coldplay was like on fire. They said they're so focus and the ideas came relentlessly. Tapi berhubung ada deadline, cuma beberapa lagu yang selesai saat itu yang bisa dimasukin ke album pertama itu. Sisanya, kan sayang masa ga direlease, jadi direlease lah album Prospekt's March itu. Aneh emang, wtf Prospekt means?!?!? Baca-baca di website gitu ternyata Prospekt itu artinya steeet dalam bahasa Rusia. Yah nama album mereka emang suka aneh-aneh. I've heard the demo of this album at iTunes, enaakkk. Pengen sih, tapi ya mau gimana lagi.

Terus kemaren saya iseng-iseng lagi browsing tentang Coldplay terus ternyata ada singles yang ga direlease di albumnya tapi dipake di event tertentu. Berjuanglah saya secara gombrang gambreng nyari-nyari di internet tentang singles itu. I actually got 3 singles yang mana sangat bagus.

Yang pertama, saya judulnya Lhuna. Coldplay berkolaborasi sama Kylie Minogue di lagu ini. This song was used at World AIDS Day a couple months ago. Asalnya mau dimasukkin ke album yang tadi disebutin, tapi do you know what Chris Martin said about it? "It's too sexy, we can't put it on that album. Kylie has done such a great work." LOL Gimana ga penasaran tuh saya. Jadi akhirnya saya dapet lagu ini. Lagunya sangat sangat suram. Ga ngerti gimana coba lagu ini dipake buat World AIDS Day. Bisa-bisa orang-orang yang kena AIDS ikutan suram dan malah bunuh diri hahaahha, just kidding, we don't want that to happen, do we? Tapi bener kata si Chris Martin, their voices are soooo sexy lol. Friggin' awesome. Tidak tertandingi.

Yang kedua itu judulnya Death Will Never Conquer. Kayak lagu country gitu sih, tapi ohmygod love it love it love it love it. Liriknya bagus dan absurd tentu saja : "If death should ever conquer me. Let me know boys, let me know. If you hear him coming, won't you let me flee?. Let me go boys, let me go." Aaaaaaa lagunya tengiang-ngiang terus hahahaha. Oh iya, lagu ini dikasih gratis dulu di official site coldplay sebelum mereka manggung. Damn hot!

Yang ketiga judulnya A Spell A Rebel Yell. Ya lumayan enak, tapi ga sefanatik kayak sama dua lagu sebelumnya lol. Banyak yang ngeinterpretasiinnya kalo lagu ini tentang perang di Irak or yeah, whatever.

Hahaha reviewku panjang sekali. Ayo anak-anak mulai beli CD mereka di toko terdekat!

iPod Touch. The Funnest iPod Ever.



Hurraaaay! Howdy everybody!

Jadi setelah dibagi rapor dan eehmm somehow got #1 rank in my class, my dad nanya ke saya mau minta hadiah apa hahahaha. I know kalian bakal mikir ni anak kayak anak SD aja minta hadiah, ngeyel amat lol. I used to ask him a cellphone since hp saya yang dulu, kan kalian tau sendiri, hancur berkeping-keping dan sampai saat ini belum ada kabar dari Nokia, shite. 

Why at first I didn't ask for an iPod? Soalnya gini, rencananya a great friend of mine, Ariana, will give her iPod ke saya for free soalnya dia di US sana udah beli iPhone (yeah dude, it's illegal here). Tapi tiba-tiba di saat-saat menjelang hari pemberian iPod itu, iPodnya mendadak RUSAK. It didn't even want to turn on. Hancur semualah rencana minta hadiah cellphone dan digantikan dengan iPod.

At the night after I heard that bad news, saya browsing tentang which iPod I should pick. Ada 2 pilihan, iPod Classic 120 GB or iPod Touch 16 GB. Pas saat itu saya pake konversi dollar ke rupiah dari widget Yahoo! gitu. Ternyata pas saat hari H mau dibeliin, si toko itu somehow I don't know mereka pake acuan currency mana tapi mendadak harga iPod Classic sama dengan iPod Touch 8 GB dan harganya jauh dari harga konversi currency dari Yahoo! itu. Duh. Makin susah nih pilihannya.

Terus pas lagi milih-milih di tokonya, kan saya bingung gila harus milih yang mana. Ya udah saya asked my dad's opinion aja mending yang mana. Terus dia langsung bilang, "Masa kamu mau iPod Classic yang bentuknya aja kayak yang udah ketinggalan zaman gitu? Dan dengan harga yang sama (malah lebih mahal dikit) its advantage compared dengan iPod Touch cuma karena 120 GB? Why don't you just use external HD?" Ouch! Ya udah saya pasrah aja (sok sok pasrah padahal jingkrak-jingkrak) jadi dibeliin iPod Touch 8 GB.

Since this is my very first iPod, ya udah agak banyak nanya-nanya sama my sista. Terus kan ga berasa punya iPod Touch tuh kalo ga install applicationsnya yang seabrek dari iTunes Store, tapi the problem is I have no credit card at all. Sedangkan kalo mau buat account di Itunes Store itu I gotta have one. Yah jadi terpaksa saya memakai cara yang agak illegal yang eventually bisa bikin satu account di iTunes Store US pula. Padahal udah ada iTunes Apps Store Indonesia, watch out with that Apps. Jadi iTunes Apps Store itu cuma jualan apps doang dan engga jual music, film, tv show, etc etc yang tentunya bisa ditemui di iTunes Store US. Makin illegal lah caraku ini, ya tapi mau gimana lagi, my family sangat alergi sama yang namanya credit card. My nasty little sin lol.

Nah berhasil lah saya bikin account dan i'm free to download ANY free contents. Yang berbayar sih kagak bisa, mau nagih bill darimana coba. Dan saya berheboh heboh ria download content freenya yang I consider are adequate for me. OhmybloodyGod! Keren abis sangat menyenangkaaaaaaan. Accelerometernya itu sih yang sangat berpengaruh, yang bikin asiknya. FYI, buat yang ga tau accelerometer itu suatu feature yang membuat si iPod Touch ini recognises what horizontal and vertical are. Jadi kalo kita miringin ya si iPod Touchnya tau, terus tampilannya jadi ikutan miring. Tapi penerapannya dalam game itu sangat awesoooommme! Game racing misalnya, buat nyetirnya kita kayak nyetir biasa dimiring kanan kiri buat beloknya. Tapi I don't have any racing games sih soalnya ga ada yang gratis. Tapi pernah nyoba di iPhonenya Ariana and it's fuckin awesome!

Terus yang paling saya suka dari si iPod ini, dia sangat memperhatikan dan menonjolkan tentang album art (sesuai dengan hobi saya yang sangat gemar mengoleksi album art). Jadi pas lagu itu diputer, album artnya itu tampilannya segede gambreng dooong! Asik sekali. Terus pas milih lagu pake Cover Flow itu ahh sensasi ngegeser album artnya pake jari itu sangat menyenangkannn.

Ya intinya saya sangat bersyukur (thanks particularly to my dad) udah bisa merasakan punya iPod hahahaha.

January 1, 2009

My Exordium

Hello everyone!

To the point aja, jadi blog ini for some people tentunya ga asing lagi terutama karena dulunya berisi rencana-rencana psycho yang sangat tidak baik dikonsumsi oleh publik lol. Dan ternyata rencana-rencana itu gagal total setotal totalnya, yah masih ada harapan sih tapi well, let's say i fail then get bored and want to change things biar asik.

Enjoy your stay.